Double Benefit from Business Coaching

Double Benefit from Business Coaching

“Peningkatan dalam produktivitas untuk training saja 22%,
ketika training dibarengi dengan coaching
peningkatannya melonjak menjadi 88%
(Increases in productivity for training alone were 22%,
when training was combined with coaching
the increases shot up to 88%)”
Laabs 2000

Pertanyaan yang sering diajukan orang adalah “Apa persisnya yang dilakukan seorang Business Coach?” Pertanyaan detilnya: “Apa yang di-lakukan, siapa yang melakukan dan bagaimana cara melakukannya?” Penulis buku ini membahas secara rinci peran manajer sebagai Business Coach dalam upayanya meningkatkan kinerja tim dan membantu mereka mendalami pekerjaannya. Hal yang mudah terlewatkan dan dianggap remeh karena orang seringkali mengaitkan coaching semata-mata hanya dengan seorang profesional yang disewa dari luar perusahaan.

Mengapa komitmen, kerjasama serta pemberdayaan akan meningkat tajam lewat cara coaching? Selain hal-hal tersebut, dalam buku ini akan dibahas juga dampak positif coach-ing dalam peningkatan kinerja, mem-pertahankan retensi dan moril, mem-bubungnya keterampilan serta ‘mo-dal intelektual’. Sebuah modal pen-ting dalam ekonomi berbasis penge-tahuan (knowledge-driven economy) yang dewasa ini menjadi pegangan banyak organisasi kelas dunia. Di or-gansisasi semacam ini, semua orang didorong menjadi coach untuk meya-kinkan bahwa pembelajaran terjadi di tempat kerja dan di sudut mana pun dari korporasi. Dunia kini sedang berubah dari persaingan kekayaan bahan baku, mesin dan barang ke persaingan kekayaan gagasan, imajinasi, pengetahuan dan informasi.