Berkah atau Musibah?

Dunia tidak berubah ketika Anda memandangnya dari sudut yang sama.

RH. Wiwoho

Membingkai ulang (reframing) besar manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam urusan percintaan. Tips-tips di bawah ini khusus untuk remaja yang sedang memadu janji.Urungkan niat menyemprot kekasih, kalau Anda tidak diperhatikan oleh kekasih Anda. Siapa tahu, alih-alih musibah ini justru bisa jadi berkah buat Anda. Mau contoh?

1. Kekasih dikelilingi bidadari: berkah atau musibah?

Anda mungkin sport jantung kalau cowok Anda dikelilingi oleh begitu banyak cewek-cewek cantik. Sebenarnya, semakin cantik cewek-cewek yang mengitari cowok Anda dan dia tetap memilih Anda, berarti Anda memang orang yang luar biasa. Lebih baik tergoda sejak awal dan tahu tabiatnya, daripada tahu setelah menikah, karena nasi sudah jadi bubur. Kesimpulannya? Berkah: Karena artinya Anda ‘best of the best’.

2. Kekasih jarang datang: berkah atau musibah?

Tahukah Anda, banyak perempuan bersungut-sungut pada kekasihnya yang terlalu ‘mengekang’dan tidak memberi ruang gerak yang proporsional pada dirinya. Mau kongkow-kongkow sama sohib, mesti lapor dulu seminggu sebelumnya, itupun belum tentu diijinkan. Mau ngeceng di mal atau bersantai ria di kolam renang, do’i pasang muka masam karena merasa diacuhin. Nah, dari contoh-contoh di atas, bukankah Anda mesti bersyukur karena punya banyak waktu untuk memanjakan diri sendiri? Jadi, ini berkah ‘kan?

3. Hemat mengeluarkan pujian: berkah atau musibah?

Dia tidak berdecak kagum ketika Anda pakai baju keren abis sewaktu sepupunya menikah? Tidak juga mengangguk-angguk ketika Anda memasak nasi goreng yang biasanya seisi rumah ngantri dengan piring terbuka di belakang Anda? Kalau Anda jadi kecewa, tahan dulu. Karena justru di sini kreatifitas Anda ditantang untuk mencari cara-cara lain yang lebih memuaskan hatinya. Kenapa tidak mencoba membuat kue bolu kukus kesukaannya? Berdandan sesuai dengan selera dia? Atau mencari tahu dari teman-temannya, apa sih sebenarnya kesukaan dia? Lihat berkahnya: Anda jadi lebih kreatif untuk mencari cara-cara baru agar dia mau memuji Anda.

4. Kekasih malas antar-jemput: berkah atau musibah?

Memangnya sebelum memutuskan berpacaran Anda bikin kontrak untuk antar-jemput? Memangnya kekasih Anda tukang ojek? Bukankah lebih praktis kalau masing-masing pulang sendiri dan lagian obrolannya akan lebih seru kalau nantinya Anda ketemu dia. Mau tahu berkahnya? Anda jadi punya banyak bahan obrolan ketika bertemu nantinya!

5. Tingkahnya kekanak-kanakan: berkah atau musibah?

”Jangan menilai buku dari sampulnya,” kata pepatah. Penampilan seseorang jangan dihubungkan dengan cara berpikirnya. Mungkin saja kekasih Anda masih suka main Play Station atau pakai kaos bergambar Sponge Bob. Namun belum tentu cara berpikirnya tidak lebih dewasa daripada Anda. Kadang, lebih happy berada di samping orang yang masih punya ‘jiwa’ kekanak-kanakan. Banyak canda, tawa …. artinya sehat jiwa raga!

6. Gayanya slebor: berkah atau musibah?

Percayakah Anda bahwa derajat berwangi-wangi seseorang akan sejajar dengan tingkat kegenitannya pada lawan jenis? Kalau pakaiannya sekenanya, badannya tidak seseksi Ade Rai, malas merawat kuku dan sedikit katro’, dijamin perempuan lain akan berpikir sepuluh kali untuk merebutnya dari tangan Anda. Jangankan merebut, dikasih pun belum tentu mau terima. Lalu, berkahnya? Dijamin tidak ada cewek yang mau sama dia!

7. Tiada hari tanpa kerja: berkah atau musibah?

Diajak ke blitz nolak, ke fitness nolak. Alasannya seabreg. Keluar kotalah, lemburlah, rapatlah. Tunggu…tahan dulu emosi Anda. Kalau memang alasannya benar, justru dia inilah orang yang punya tanggung jawab tinggi. Great achiever! Kalau suksesnya berlipat-lipat, bukankah rencana kawin Anda lebih cepat terealisir dan masa depan Anda akan lebih terjamin?

8. Hemat pulsa: berkah atau musibah?

Kalau kekasih Anda hanya menelpon dua atau tiga hari sekali, bukankah fokus Anda pada pekerjaan atau ujian justru malah tidak terpecah? Faktanya, meski hanya sekejap, isi pembicaraan dengan kekasih bisa membuat konsentrasi Anda buyar seharian. Barangkali, tak ada hal yang lebih ampuh dalam memecahkan konsentrasi seseorang ketimbang dering telepon dari orang tercinta. Dengan jarang berkomunikasi, selain hemat pulsa, dijamin rasa rindu akan berlipat-lipat ketika bertemu dengannya.

9. Kekasih pelit: berkah atau musibah?

Kalau pacar Anda sangat perhitungan dalam mengeluarkan doku, Anda sepatutnya bersyukur karena uangnya bisa aman terkumpul. Jika kelak kalian menikah, Anda tidak perlu pusing 7 keliling (barangkali cukup 2 keliling saja) memikirkan sumber dana biaya pernikahan. Karena kebiasaannya berhemat itu, Anda pun bisa belajar untuk hanya membelanjakan yang ‘needs’ dan bukan yang ‘wants’. Dan jika kelak sudah menikah, peluang untuk menjadi kaya terbuka cukup lebar bukan?

10. Kekasih condong ke keluarganya: berkah atau musibah?

Bersyukurlah Anda kalau pacar Anda condong pada keluarganya, itu menandakan kalau tingkat keakrabannya dengan keluarga cukup tinggi. Jika suatu saat nanti keluarga Anda membutuhkan Anda, dengan mudah dia akan bisa memahaminya. Berkah juga kan?

Masih banyak berkah-berkah lain dalam kehidupan Anda. Sanggupkah Anda menemukannya?

Sumber:
Bakul (buku) ke-2 dari serial buku Beras Kencur dengan judul Perusahaan yang Terhipnosis.
Merupakan buku terbaru RH Wiwoho, terbit Mei 2010.

 

September 2010

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *