Pengambilan Keputusan yang Hebat (3)

List of conclusions written on the chalkboard

 

Artikel ini adalah lanjutan dari sebelumnya, jika belum membaca klik disini

Langkah 3: Membuat kesimpulan

Terakhir, Anda mengambil semua informasi serta tujuan keputusan dan membuat kesimpulan terbaik. Bagaimana Anda tiba pada kesimpulan adalah merupakan hal penting. Beberapa orang melakukannya dengan menghitung kancing baju atau melempar koin, yang lainnya lagi ragu-ragu sampai mereka menjadi begitu frustrasi dan akhirnya mengambil kesimpulan lewat hal pertama yang mereka lihat. Namun orang lain mempercayai intuisi mereka dan beberapa diantaranya bahkan menerapkan mSodel linier (menimbang pro dan kontranya) untuk mengambil kesimpulan. Tak satu pun dari hal-hal ini merupakan hal terbaik selama-lamanya, masing-masing memiliki kegunaan tersendiri. Saya pribadi mungkin akan melempar koin untuk menentukan sebuah restoran, menimbang pro dan kontra untuk melipat-gandakan gaji saya, dan mempercayai intuisi saya untuk menemukan cinta sejati saya. Yang penting adalah bahwa Anda mengetahui metode yang Anda gunakan untuk menarik kesimpulan, tahu kapan menggunakannya dan kapan harus beralih ke sesuatu yang lebih efektif.

Kini Anda sudah memiliki garis besar pengambilan keputusan. Tentu saja, untuk menguasainya Anda perlu mengetahui beberapa rincian lagi. Dan juga banyak berlatih. Kesempatan (untungnya saja) bisa terjadi beberapa ratus kali sehari dalam kehidupan kita.

REFLEKSI DIRI:

Selain optimistis, ada lagi kecenderungan yang memberikan penilaian lebih tinggi kepada informasi yang tersedia. Artinya, semakin Anda menyadari akan adanya sesuatu, maka Anda cenderung untuk menganggapnya penting secara berlebihan

Cobalah menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:

1. Lebih banyak mana, orang mati karena kanker atau karena kecelakaan mobil?

Mungkin Anda mengira lebih banyak dikarenakan kecelakaan mobil sebab Anda
mendengar berita kecelakaan lebih banyak dibanding berita tentang kanker.
Sebenarnya jumlah orang yang mati karena kanker dua kali lipat dari yang
disebabkan kecelakaan mobil.

2. Mana yang lebih banyak: orang mati karena radang paru-paru atau pembunuhan?

Anda mungkin akan mengatakan lebih banyak karena pembunuhan, sebab Anda
mendengar lebih banyak mengenai pembunuhan. Padalah mati karena radang paru-paru
jumlahnya tiga kali lipat.

3. Antara orang mati karena tertembak dan mati karena terhanyut, mana yang yang lebih
banyak?

Yang mati karena terhanyut jumlahnya tiga kali lipat dari yang tertembak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *