Penyebab Bisnis Gagal (Bag.9)

Artikel ini adalah lanjutan dari sebelumnya, jika belum membaca klik disini

Bisnis gagal karena tidak mempromosikan bisnisnya dengan baik

Salah satu ketakutan para pebisnis terjadi pada saat produk atau perusahaannya diluncurkan pertama kalinya. Seringkali ketakutan mereka bukan karena kurang percaya diri pada produk atau jasa yang mereka miliki, karena mereka sadar bahwa butuh upaya dan waktu yang cukup untuk membuat produk/jasanya tepat dengan keinginan pelanggan. Biasanya ketakutan mereka lebih pada kurangnya keterampilan mengenalkan bisnisnya pada orang dan bagaimana kiatnya memasarkan produk atau jasanya. Menurut penelitian di AS hampir setiap hari orang dibanjiri lebih dari 2.000 pesan pemasaran baik lewat billboard, radio, TV maupun media-media lainnya. Tidak heran kalau pebisnis merasa ciut melihat angka statistik ini.

Pasalnya, sebenarnya banyak pebisnis yang enggan melakukan riset pemasaran dengan baik, tidak memiliki ‘unique selling proposition’ yang menggigit serta menggunakan jenis iklan dan advertensi yang keliru sehingga tidak memberi hasil yang dapat diukur dan ditingkatkan.

Internet tidak akan ada gunanya bila tidak ditindaklanjuti lebih jauh, sedangkan koran dan majalah terlalu mahal. Carilah media iklan yang tepat untuk bisnis anda atau cari bantuan dari profesional yang memang ahli dibidang ini.

Jadi, bagaimanapun juga ‘word of mouth’ merupakan sarana iklan termurah dan paling efektif. Oleh karena itu, kualitas bisnis anda merupakan hal terpenting. Seperti adagium bisnis kuno mengatakan “Quality talks”. Mutu akan berbicara.

Poin # 10 nanti akan memperjelas bahasan ini.

NLP tips: Dalam membuat USP anda, lakukan Perceptual Position (1st, 2nd, 3rd) terlebih dulu. Pahami konsumen anda: ‘jangan mengukur kaki orang dengan sepatu kita’. Dalam membangun komunikasi bisnis, ingat kembali 4 langkah sukses dalam “Personal Power”, khususnya nomor 4 yakni: flexibility.

 

Februari 2010

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *