BAHAGIA DIMULAI DARI KAKI

BAHAGIA DIMULAI DARI KAKI

 

Kebanyakan orang mengukur ketuaan seseorang dari penampilan fisik yang kasat mata, seperti perubahan warna rambut, kulit yang mulai mengendur dan bergelambir, gigi yang mulai berubah warna maupun bentuk, bahkan mulai rontok, hingga pinggang yang menghilang.

Mereka mulai risau ketika tanda-tanda fisik itu satu persatu datang. Segala macam treatment dilakukan untuk memanipulasi tanda-tanda ketuaan tsb, mulai dari mengubah warna rambut dengan warna-warna trendy, suntik botox, tanam benang, veneer gigi, liposuction, dsb.

Padahal, sesungguhnya ada satu hal yang jauh lebih penting dari semua itu… yaitu:

 

*Ketika kita menua, kaki harus tetap kuat dan kokoh*.

Entah karena ketidaktahuan, atau karena abai, banyak yang justru tidak memperhatikan hal penting itu.

Ketika keseimbangan badan terganggu, merasa kesulitan untuk bangun dati duduk, kaki sakit ketika berjalan, barulah mereka tergugah. Itu sudah terlambat!

Majalah “Prevention” AS, memaparkan, di antara tanda-tanda umur panjang, *otot kaki kuat* nangkring pada urutan teratas.

Oleh sebab itu, PENTING untuk mengolahragakan kaki kita, karena penuaan dimulai dari KAKI..!!

Sebuah studi dari University of Copenhagen di Denmark menemukan bahwa :

*Siapapun, baik tua maupun muda, jika selama dua minggu tidak aktif secara fisik, maka kekuatan otot kaki akan melemah sepertiganya, yang setara dengan penuaan 40-50 tahun.*

Artinya, jika seseorang tidak bergerak selama dua minggu saja, maka kekuatan kakinya akan menurun jauh.

Celakanya, begitu kekuatan otot tungkai melemah, maka *akan butuh waktu lama untuk dapat pulih kembali*, meskipun Anda melakukan latihan rehabilitasi.

Satu-satunya cara untuk mencegah hal itu, dan sekaligus menjaga kekuatan otot kaki Anda, olahraga teratur sangatlah penting. Apalagi, tekanan seluruh tubuh berada di kaki.

Selain menahan tekanan seluruh tubuh, kaki memiliki fungsi sangat vital bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Inilah peran utama kaki bagi tubuh.

 

 

  1. *Tiang penyangga beban tubuh manusia*.

50% tulang dan 50% otot seseorang berada pada dua kaki. Sendi serta tulang terbesar dan terkuat dari tubuh manusia juga ada di dalamnya.

Tulang yang kokoh, otot yang kuat, dan persendian yang fleksibel membentuk “segitiga besi” yang memikul beban terpenting tubuh manusia.

70% aktivitas dan pengeluaran energi dalam kehidupan seseorang dilakukan dengan kedua kaki.

 

  1. *Pusat transportasi tubuh*

Kedua kaki seseorang memiliki 50% saraf tubuh manusia, 50% pembuluh darah, dan 50% darah mengalir melaluinya.

Itu adalah jaringan peredaran darah besar yang menghubungkan antar bagian tubuh.

Hanya dengan kaki yang sehat maka saluran konduksi berfungsi dengan lancar. Maka, orang yang memiliki otot tungkai yang kuat dapat dipastikan memiliki jantung yang kuat!

 

*Penuaan dimulai dari kaki *

Ketika seseorang sudah memasuki usia tua, maka akurasi dan kecepatan transmisi instruksi antara kaki dan otak menjadi berkurang. Tidak seperti ketika mereka masih muda.

Akibatnya, lansia jadi sering terjatuh.

Selain itu, kalsium pada tulang lambat laun juga menurun sehingga, ketika terjatuh, lansia lebih rentan mengalami patah tulang kaki.

Kondisi patah tulang pada lansia ini dengan mudah memicu serangkaian penyakit yang lain. Misal terjadinya trombosis (penggumpalan darah di pembuluh darah) ataupun emboli (sumbatan pada aliran pembuluh darah karena adanya benda asing).

Pada orang yang mengalami patah tulang di bagian tertentu, dapat menyebabkan partikel lemak di dalam tulang terlepas ke dalam aliran darah, sehingga menyebabkan sumbatan.

Sumbatan ini mengakibatkan pasokan oksigen ke organ-organ vital seperti otak, jantung, dan paru-paru, ikut terhambat, sehingga tidak bisa berfungsi dengan baik. Pada otak, sumbatan menyebabkan stroke.

Begitu pentingnya untuk menjaga kesehatan kaki. Meskipun kini Anda berusia 60 tahun atau lebih, dan kondisi kaki berangsur-angsur menua, belumlah terlambat untuk mulai berolahraga.

Olahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan kekuatan otot dan tulang, sehingga risiko untuk mengalami cedera akan lebih rendah.

Cara pencegahan utama agar tidak mudah mengalami patah tulang adalah selalu berhati-hati agar tidak terjatuh, serta meningkatkan kekuatan tulang sejak dini.

 

Langkah ini dapat dilakukan dengan cara:

  1. Menjaga asupan kalsium dan vitamin D. Kalsium dapat diperoleh dari susu, keju, dan yoghurt.

Sedangkan vitamin D bisa didapatkan dengan mengonsumsi ikan salmon, hati sapi, minyak ikan kod, dan udang.

 

  1. Melakukan olahraga secara rutin setiap hari, untuk meningkatkan kekuatan otot dan tulang, sehingga menurunkan risiko terjatuh.

 

  1. Membatasi konsumsi alkohol, untuk mengurangi risiko terjatuh.

 

  1. Menghentikan kebiasaan merokok, karena tembakau dapat mengurangi kepadatan tulang.

 

Nah sahabat, tunggu apa lagi. Segeralah secara rutin berolahraga, khususnya mengolahragakan kaki.

Karena, *mengolahragakan kaki adalah tugas kita seumur hidup!*

Hanya dengan menguatkan kaki, dapat mencegah penuaan lebih lanjut.

Bonusnya, jauh dari penyakit Alzheimer.

Yakinlah, kondisi kaki yang kuat bisa membuat seseorang BAHAGIA.

 

 

 

Sumber:  
Channel Youtube RH Wiwoho
 

Link Youtube : BAHAGIA DIMULAI DARI KAKI

 

 

Mei   2021