Sleight of Mouth (Bag.7)

Artikel ini adalah lanjutan dari sebelumnya, jika belum membaca klik disini

14. Naik Ke Kriteria Lebih Tinggi (Hierarchy of Criteria)

Untuk menggunakan SM pola ini, pertama-tama Anda mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk mengenali kriteria (nilai-nilai) dibalik keyakinan seseorang.

Dua diantara pertanyaan yang paling ampuh adalah: “Apa contoh dari hal ini?” atau “Apanya yang penting dari hal ini?”

KEYAKINAN : “Ini terlalu berat buat saya untuk dipelajari.”
RHW (SM 14) : “Apa contoh dari hal ini?”
JAWABAN : “Pengalaman saya sebelumnya.”
RHW (SM14) : “Ok, di masa lalu Anda bukankah pernah Anda mempelajari hal-hal ini?”

KYK : “Saya tidak akan membayar lebih dari Rp X untuk barang ini.”
RHW : “Apanya yang penting dari hal ini.”
JWB : “Mendapatkan harga terbaik.”
RHW : “Dapatkah Anda lihat bahwa sesungguhnya yang Anda beli adalah nilainya, bukan harganya?”

KYK : “Saya harus berbicara dengan bos saya.”
RHW : “Apanya yang penting dari hal ini?”
JWB : “Saya ingin menunjukkan respek pada bos saya.”
RHW : “Ketika Anda membuat keputusan yang benar, bukankah Anda akan mendapat respek dari orang-orang yang berada diatas Anda?”

Latihan: Tulis tiga contoh lain pola ini lengkap dengan pelembutnya.

15. Model Dunia (Model of the World)

Dengan pola SM ini, Anda menanyakan pada seseorang apakah keyakinannya benar untuk setiap model dunia orang, atau apakah model dunianya selalu benar.

Sambil membahasnya, mari kita coba mulai mengkombinasikan SM yang sudah dibahas.

KEYAKINAN : “Kalau ini memang bagus, mengapa saya tidak mendengar sebelumnya?”
RHW (SM 15) : (Model dunia) “Apakah ini selalu benar bahwa Anda haruslah sudah mendengar tentang hal-hal tersebut sebelum Anda memutuskannya bagus?” Disini Anda mungkin bisa menambahkan sebuah metafora, “Listrik sudah ada jutaan tahun sebelum orang-orang mendengarnya. Apakah ini artinya bahwa listrik tidak baik sampai mereka mendengarnya?”

KYK : “Ini terlalu mahal.”
RHW : (Model dunia) “Memang benarbahwa banyak orang bingung antara nilai dengan pengeluaran.” Sekarang Anda bisa mengubah dengan Menggunakan Kriteria Melawan Dirinya “Itu adalah keyakinan yang sangat mahal untuk dimiliki, bukan? Hal itu dapat menjadi keyakinan yang sangat boros di kemudian hari.”

Latihan: Tulis setidaknya dua contoh lagi, lengkap dengan pelembutnya.

16. Membalik Pengandaian (Reverse Presuppositions)

Anda bisa menggunakan SM ini untuk membantu seseorang menyadari bahwa kebalikan dari apa yang mereka yakini bisa keduanya benar dan membantu.

Umumnya, Anda bertanya: “Bagaimana kebalikan dari keyakinan Anda benar-benar akan membuat tujuan yang lebih baik?”

KEYAKINAN : “Ini terlalu mahal.”
RHW (SM 16): “Kalau Anda yakin bahwa harganya pantas sesuai dengan biayanya, dapatkah Anda melihat bahwa Anda dengan mudahnya mendapatkannya dan mulai menikmati benefitnya?”

KYK : “Saya terlalu tua untuk mempelajari hal ini.”
RHW: “Bagaimana, dengan usia Anda sekarang benar-benar pas waktunya untuk Anda untuk memulai mempelajari sesuatu?”

KYK : “Sangat berat untuk berhenti merokok.”
RHW : “Dapatkah Anda melihat bagaimana meyakini bahwa adalah hal mudah untuk berhenti merokok akan memberi Anda apa yang Anda inginkan nantinya?”

Mari kita tumpuk beberapa SM lagi untuk benar-benar mengaduk-aduk landasan sebuah keyakinan yang membelenggu (limiting belief).

KYK : “Saya tidak kreatif.”
RHW : (Menyerang asal usul keyakinan) “Siapa yang mengatakan bahwa Anda tidak kreatif? Setiap harinya Anda harus kreatif agar bisa hidup. (Ambang batas) Dapatkah Anda melihat bahwa keyakinan itu sendiri akan membuat Anda mundur? (Membalik Pengandaian) Dapatkah Anda melihat bagaimana meyakini bahwa punya ketrampilan artistik akan memberi Anda lebih banyak sumberdaya-sumberdaya kreatif?

Latihan: Tulis tiga atau empat contoh dari Pembalikan Pengandaian, lengkap dengan pelembutnya.

17. Menguji Identitas (Examine Identity)

Ketika Anda menggunakan SM ini, Anda menyerang identitas dari orang yang memiliki keyakinan tersebut.

SM ini bisa sangat langsung dan ampuh, jadi hal ini memerlukan sebuah derajat sensitivitas dan keinginan yang dalam, juga penggunaan pelembut dengan sama baiknya.

KEYAKINAN : “Ini terlalu berat. Saya tidak mau melakukannya.”
RHW (SM 17): “Apakah Anda ingin menjadi sejenis orang yang putus asa pada hal-hal yang penting? Apakah ini hal yang Anda ingin orang lihat dari diri Anda?”

Anda juga bisa menggunakan SM ini secara langsung dan sarkastis.

KYK : “Anda bukan tipe saya.”
RHW : “Oh, Anda tipe orang yang punya tipe-tipe.” Catatan: Perhatikan bahwa respon ini juga memanfaatkan Penggunaan Kriteria Melawan Dirinya.

Mari coba kita tumpuk beberapa Sleight of Mouth (SM) sekaligus.

KYK : “Anda bukan tipe saya.”
RHW : (Menggunakan Kriteria Melawan Dirinya) “Oh, Anda tipe orang yang punya tipe-tipe. (Contoh Sebaliknya) Ini bukanlah Anda mencari seorang tipe; ini tentang Anda mencari sebuah perasaan bahwa sebuah tipe akan memberi Anda kesenangan tertentu. (Metodologi dari Keyakinan) Bagaimana Anda tiba pada kesimpulan bahwa tipe tertentu dari seseorang adalah seorang yang akan membuat Anda bahagia?

Yang akan datang : Cara menumpuk SM

oktober 2012

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *