IndoNLP

METAPHORS

Pasien Juga Manusia (Bag.2)

Artikel ini adalah lanjutan dari sebelumnya, jika belum membaca klik disini Ada seorang mahasiswi kedokteran yang punya semangat menyala-nyala untuk membantu sesama. Ia ingin menolong orang lain dan membantu meringankan penderitaan mereka. Dengan memberanikan diri mahasiswi ini mendatangi dosennya yang memang sangat terkenal kepiawaiannya, terutama kebijaksanaannya. Ia memohon agar bisa magang di tempat praktiknya. Dia …

Pasien Juga Manusia (Bag.2) Read More »

Ilustrasi Pasien

Pasien Juga Manusia (Bag.1)

Pasien ini sudah tergolek cukup lama di ranjang rumah sakit. Tampaknya dia menderita penyakit kronis, namun belum juga terdiagnosis. Banyak hal yang sudah dilakukan, namun hasilnya nihil. Tentu saja tanpa diagnosa yang tepat, pengobatan tidak bisa dilanjutkan. Di ruangan lain di rumah sakit itu, seorang dokter sedang berdiskusi dengan dokter muda juniornya. Mereka dengan cermat …

Pasien Juga Manusia (Bag.1) Read More »

Masa Depan di Tangan Saya (Bag.2)

Artikel ini adalah lanjutan dari sebelumnya, jika belum membaca klik disini 4. Siapa orang yang harus Anda jauhi? Anda punya sahabat yang obrolannya selalu berkisar tentang keluh kesah? Anda sering bertindak heroik dengan mendengarkan berjam-jam cerita kesedihan orang lain? Saran saya, hentikanlah! Bukannya Anda harus acuh pada teman atau dingin terhadap orang lain, namun kurangi …

Masa Depan di Tangan Saya (Bag.2) Read More »

Masa Depan di Tangan Saya (Bag.1)

Kalau Anda bisa menjawab keempat pertanyaan di bawah ini, hampir pasti Anda akan sukses. Kenapa cuma hampir? Karena semuanya tergantung pada respon Anda, yakni: TIDAK SUKSES, kalau Anda hanya membacanya dan kemudian menyimpulkan: sangat menarik, tapi lalu Anda memutuskan untuk melakukannya kapan-kapan atau membiarkannya begitu saja. SUKSES, kalau Anda menjawab keempat pertanyaan berikut dan melakukan …

Masa Depan di Tangan Saya (Bag.1) Read More »

Sahabatku Bernama Takut (Bag.2)

Artikel ini adalah lanjutan dari sebelumnya, jika belum membaca klik disini Andi dan Boas memiliki kemampuan atletik yang sama. Mereka sedang bermain sepakbola. Ketika temannya membawa bola, Andi berkata pada dirinya, “Aku harap dia akan mengoperkan bolanya kepadaku. Ayah ibuku sedang menonton permainanku. Aku merasa sangat siap. Aku tahu aku bisa ‘menggoceknya’ dan mencetak gol!” …

Sahabatku Bernama Takut (Bag.2) Read More »

Sahabatku Bernama Takut (Bag.1)

Fani tidak pernah tahu mengapa “makhluk” yang satu ini (“Takut”, ia menyebutnya) hadir dalam kehidupannya dan terus menerus mengikutinya, sampai-sampai ia tidak berani pergi ke luar rumah, menjumpai teman-temannya dan berbicara dengan orang asing. Suatu hari Fani memutuskan, “Aku akan pergi ke luar rumah dan menemui teman-temanku.” Namun ia tak beranjak menjauh dari pintu rumahnya …

Sahabatku Bernama Takut (Bag.1) Read More »

Racun Familiaritas (Bag.3)

Artikel ini adalah lanjutan dari sebelumnya, jika belum membaca klik disini Lima Langkah Awal Di bawah ini beberapa tips cara memasang mesin “turbo” dalam membantu Anda berkembang dan sekaligus menikmati prosesnya: Kembangkan latihan harian. Ada orang yang hobinya bermain tennis, ada juga yang hobi menulis, berlatih yoga, joging, nge-gym, dan seterusnya. Tidak terlalu penting apa …

Racun Familiaritas (Bag.3) Read More »

Racun Familiaritas (Bag.2)

Artikel ini adalah lanjutan dari sebelumnya, jika belum membaca klik disini Anda Adalah Apa yang Anda Pikirkan Familier dengan kalimat di atas? Begini, menurut para pakar neurosains, cara kerja otak kita dibagi menjadi dua, yakni: “pemikir” (thinker) dan “pembukti” (prover). “Pemikir” amat fleksibel, tidak terbatas dan mampu memikirkan apa pun (misalnya dunia ini datar, dunia …

Racun Familiaritas (Bag.2) Read More »

Racun Familiaritas (Bag.1)

Di sela-sela rehat kopi, seorang peserta program iseng bertanya kepada saya: “Pak, kalau NLP itu memang hebat, mana BMW saya?” Yang lain menimpali: “Iya Pak, mana deposito ratusan juta saya?”, “Mana rumah mewah saya?”, “Mana pacar idaman saya?” Mudah-mudahan uraian di bawah ini bisa menjawab. Familiaritas Ketika ditanya oleh Richard Bandler, kekuatan apa yang begitu …

Racun Familiaritas (Bag.1) Read More »

Andalah Terapisnya (Bag.3)

Artikel ini adalah lanjutan dari sebelumnya, jika belum membaca klik disini buat orang-orang di sekitarnya adalah membiarkan mereka menyesuaikan diri dengan perubahan itu. Terapi seharusnya merupakan orientasi terhadap pasien dan terhadap masalah utamanya. Dan ingatlah selalu hal ini, bahwa kita semua punya bahasa sendiri-sendiri. Ketika Anda mendengarkan seorang pasien, Anda harus mendengarkan dan memahami bahwa …

Andalah Terapisnya (Bag.3) Read More »