IndoNLP

METAPHORS

Terapi Kecil untuk Pengambil Keputusan (Bag.1)

Anda sering bingung dalam mengambil keputusan?  Sering menyesali setelah melakukannya? Adakah terapinya? Empat Moda Ada empat moda/cara pengambilan keputusan yang lazim digunakan orang, yakni: (1) instruksi, (2) berembug, (3) suara terbanyak, dan (4) musyawarah-mufakat.   Keempat opsi di atas memperlihatkan tingkat keterlibatan orang yang semakin banyak. Keterlibatan yang makin banyak ini tak pelak lagi membawa …

Terapi Kecil untuk Pengambil Keputusan (Bag.1) Read More »

Perkawinan Kedua (Bag.2)

Artikel ini lanjutan dari bulan sebelumnya jika belum membaca klik disini   Master kedua adalah Milton Erickson. Pada tahun 50-an, Erickson sedang menjadi pembicara tamu di VA Hospital di Palo Alto, California. Para terapis membawa pasien-pasiennya yang paling sulit untuk ditangani oleh Erickson secara bergilir satu persatu. Salah satu klien yang dihadirkan adalah seorang anak …

Perkawinan Kedua (Bag.2) Read More »

Perkawinan Kedua (Bag.1)

    Apa manfaat presuppositions NLP dalam terapi? Bagaimana para master melakukannya?   Sesungguhya presuppositions (yang terjemahannya kurang lebih dugaan, asumsi, sangkaan, perkiraan atau pra-andaian, presuposisi) dapat membawa perubahan terapeutikal yang sangat dramatis bila dimanfaatkan secara elok. Orang bisa setuju atau tidak setuju dengan pernyataan-pernyataan langsung seperti ini, namun presuppositions umumnya bisa diterima di alam …

Perkawinan Kedua (Bag.1) Read More »

Terapi Kilat 1 (Bag.2)

Artikel ini lanjutan dari bulan sebelumnya jika belum membaca klik disini Kisah kedua,  Ada seorang pasien yang mengaku bahwa dirinya adalah Yesus Kristus. Dia sangat paranoid tetapi tidak berbahaya, berpakaian kertas, berjalan berputar-putar sambil berkomunikasi dengan Tuhan…. sesungguhnya dia sangat sopan dan bersahaja. Saya diminta untuk melakukan sesuatu padanya. Saya katakan padanya bahwa para dokter …

Terapi Kilat 1 (Bag.2) Read More »

Terapi Kilat 1 (Bag.1)

Terapi Kilat  1  (1)   Apa itu Terapi Kilat? Siapa maestronya? Bagaimana ia melakukannya?     Setiap individu yang masuk ke ruang terapi Anda rata-rata membawa serta suatu model dunia yang kata Milton Erickson – orang yang sering dianggap sebagai penggagas terapi kilat (Brief Therapy) – “sama uniknya dengan sidik jari jempolnya”. Kita masing-masing tidak …

Terapi Kilat 1 (Bag.1) Read More »

Tiga Jebakan Sukses (Bag.2)

Artikel ini adalah lanjutan dari sebelumnya, jika belum membaca klik disini   Jebakan Kesuksesan Menurut Marshall Goldsmith dalam The Success Delusion ada tiga keyakinan yang membantu seseorang menjadi sukses dan masing-masing akan membuat orang itu menjadi lebih tangguh dalam mencapai kesuksesan berikutnya. Namun ketiga keyakinan tersebut bisa juga menjadi jebakan bila tidak bijak dalam menyiasatinya. …

Tiga Jebakan Sukses (Bag.2) Read More »

Tiga Jebakan Sukses (Bag.1)

Apakah Anda seorang pemimpin yang sukses, tapi kemudian gagal mempertahankan kesuksesan Anda? Apa sebab sebuah sukses justru bisa menjadi bumerang bagi kesuksesan berikutnya? Apa saja yang dimaksud dengan tiga jebakan sukses?   Mabuk Kesuksesan Manusia punya kecenderungan mengulangi aksi yang sebelumnya memperoleh ganjaran positif. Semakin sukses seseorang serta semakin banyak ganjaran positif yang diperolehnya, semakin …

Tiga Jebakan Sukses (Bag.1) Read More »

Ikan Besar di Kolam Kecil (Bag.2)

Artikel ini adalah lanjutan dari sebelumnya, jika belum membaca klik disini Kesukaan akan kelebihan relatif ini mengingatkan pada sebuah anekdot lawas. Alkisah, dua orang pemburu yang berteman tengah bersantai dan menikmati kopinya masing-masing, ketika tiba-tiba seekor harimau kelaparan menghampiri mereka. Tanpa sempat memakai sepatunya mereka berlari pontang panting dikejar harimau lapar itu. Dalam upaya menyelamatkan …

Ikan Besar di Kolam Kecil (Bag.2) Read More »

Ikan Besar di Kolam Kecil (Bag.1)

“Orang membeli bukan karena kebutuhan,melainkan karena tekanan sosial.” Demikian kata-kata seorang pakar ekonomi bernama John Kenneth Galbraith [1958]. Artinya, orang mengukur kemakmuran bukan berdasarkan berapa banyak uang yang mereka dapat, atau berapa banyak barang yang mereka beli/konsumsi, melainkan berdasarkan berapa yang mereka dapat atau konsumsi “dibandingkan” dengan orang lain yang mereka kenal. Contoh 1. Dua …

Ikan Besar di Kolam Kecil (Bag.1) Read More »